ARTI LAMBANG OSIS

ARTI WARNA & BENTUK LAMBANG OSIS

  1. Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga, berarti generasi muda siswa adalah bunga bangsa, bunga berwarna menunjukkan kemurnian jiwa siswa  yang berintikan Pancasila, dan daya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara berguna.
  2. buku terbuka, berarti kewajiban utama siswa adalah bekerja keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi.
  3. Kunci pas berarti kewajiban utama siswa yang ketiga adalah bekerja keras yang akan menumbuhkan rasa percaya diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain.
  4. Tangan terbuka berarti kewajiban utama siswa yang keempat adalah berbakti kesediaan menolong sesama yang memerlukan bantuan yang dilakukan secara spontan menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab.
  5. Biduk berarti wadah usaha pembinaan adalah OSIS yang digambarkan dalam bentuk biduk atau perahu yang melaju di lautan. Hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan nasional yang dicita-citakan.
  6. 17 butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas dan lima daun kapas, berarti tanggal 17-8-45 adalah peristiwa jembatan emas kemerdekaan Indonesia yang harus dihayati dan dibayar mahal dengan partisipasi penuh para siswa.
  7. Warna kuning sebagai dasar lambang berarti kehormatan bila para generasi muda siswa diberi kepercayaan untuk berbuat baik merupakan sumbangsih nyata kepada tanah air.
  8. Warna coklat adalah warna tanah Indonesia, berpijak pada kepribadian dan budaya sendiri serta masa Nasional Indonesia.
  9. Warna merah dan putih adalah warna kebangsaan Indonesia dengan hati yang suci dan berani membela kebenaran.

Perkembangan OSIS antara lain :

1. Proses lahirnya OSIS pada tahun 1970 sampai dengan 1972 sangat dipengaruhi oleh sistem politik masa itu,dimana pemerintah mulaimengusahakan adanya suatu pola pembinaan dan pengembangan generasi muda. Usaha ngeini melahirkan Kep. Mendikbud Nomor : 0323/U/1978 tentang Pola Dasar dan Pengembangan Generasi Muda.

2. Berdasarkan Kep. Mendikbud Nomor : 0323/U/1978 tersebut secara formal OSIS dinyatakan sebagai salah satu jalur pembinaan generasi muda.

3. OSIS merupakan salah satu wadah organisasi siswa yang sah di sekolah. Oleh karena itu setiap sekolah wajib membentuk OSIS. OSIS tidak mempunyai hubungan organisasi dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah.

4. OSIS sebagai suatu organisasi intra sekolah merupakan bagian internal dari kehidupan sekolah, sehingga keberadaan OSIS diharapkan mampu mendukung terwujudnya sekolah sebagai Wawasan Wiyatamandala.

5. Dalam menumbuh kembangkan OSIS, adalah menjadi tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, masyarakat dan pemerintah.

6. Dalam proses tumbuh dan berkembang, OSIS sebagai salah satu jalur pembinaan kesiswaan memegang peranan yang sangat menentukan dalam menunjang terwujudnya fungsi pendidikan.

Top of Form

Bagikan

Iklan