WISATA MARENTE KEC. ALAS

GEO PARIWISATA DESA MARENTE KEC. ALAS

By : Iman Jayadi, S.Pd.

  1. A.    Letak Geografis

Desa Marente terletak pada 8.32’ 56.20” lintang selatan dan 117.01’ 24.36” lintang utara, lebih kurang 4 km dari kota Alas .Desa yang terletak di lereng pegunungan mempunyai kekayaan alam yang tak ternilai serta mempunyai daya tarik tersendiri ,suasana desa yang damai dan masyakakat yang bersahaja serta panorama alam sangat indah dan masih terpelihara keasliannya merupakan karunia Tuhan yang patut kita syukuri dan kita jaga kelestariannya.

Bendungan Marente

B.  Sejarah terbentuknya Marente

Penduduk asli desa Marente merupakan penduduk asli sumbawa ( tau Samawa ) dan mereka berasal dari Desa Batu Rotok, Tepal, Rampa Kulit dan Kaduk. Pada masa penjajahan banyak dari penduduk samawa melarikan diri ke dalam hutan karena takut pada para penjajah dan akhirnya menetap dihutan tepatnya di Desa matemega,dengan alasan karena sudah cukup aman ditambah lagi hidup yang serba susah dan penuh penderitaan akhirnya mereka memutuskan untuk pindah ke lokasi yang lebih rendah. Mereka akhirnya membangun tempat tinggal sementara berupa Rumah Panjang (Bale Belo) yang didalamnya tinggal beberapa kepala keluarga yang merupakan cikal bakal desa Marente saat ini. Marente (MAras REna Nyaman aTE) mempunyai makna moral yang sangat dalam bahwa setiap orang yang datang ke Marente pasti akan betah karena suasana alamnya nyaman dan masyarakatnya yang ramah dan bersahaja. Marente juga bisa berarti saling mengasihi karena menurut cerita pada jaman dulu ada seorang anak yang nyasar karena iba akhirnya si anak di asuh dan dibesarkan( ente/ Marente ) oleh penduduk setempat  kemudian jadilah desa MARENTE

C.  Keadaan Penduduk

Desa Marente terbagi atas beberapa dusun antara lain: Dusun Marente Beru, Dusun Marente loka, Dusun Marente atas dan Dusun Matemega dengan jumlah penduduknya sekitar 2766 jiwa. Dari jumlah penduduk tersebut sekitar 95 persen merupakan suku asli sumbawa sedangkan yang 5 persen merupakan pendatang.

D.  Mata Pencaharian

Desa Marente merupakan daerah yang subur dan terletak di kaki bukit yang di kelilingi oleh pegunungan dan mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidupnya pada pertanian dan perkebunan. Di samping sebagai penghasil tanaman pangan khususnya padi Marente juga dikenal sebagai salah satu penghasil kopi di terbesar di Sumbawa.


E.  Kebudayaan dan ciri khas Marente

Pada umumnya kebudayaan di Desa Marente sama seperti masyarakat samawa pada umum seperti upacara perkawinan, ratib, lawas, melangko, barempuk, dan apabila ada tamu yang datang maka akan di sambut dengan rabana Ode .Selain itu yang menjadi ciri khas orang marente adalah gaya bahasa orang marente yang agak berbeda  dan ciri khas yang lainnya adalah makanan khas yang Berupa pucuk dari pohon kelapa yang masih mudah (Bangkang) dan juga Budak Owe (Rotan yang masih mudah). Masyarakat desa Marente masih sangat kental dengan budaya yang berbau mistik seperti orang-orang yang dianggap pintar (para Sandro) atau para dukun.

F.  Bentang Alam

Desa Marente terletak dikaki bukit dan dikelilingi oleh hamparan gunung –gunung yang masih hijau dan alami pepohonan yang menjulang tinggi hamparan persawahan dan perkebunan,batuan,sungai (berang Sanero) yang membentang, membelah desa Marente serta suara gemercik air yang menghempas batuan,merdu suara kicauan burung merupakan panorama dan kekayaan alam yang perlu kita jaga dan kita lestarikan demi kelangsungan hidup.

  1. G.   Potensi Pariwisata

Desa Marente merupakan kawasan  yang sangat potensial dijadikan daerah pariwisata.,baik wisata alam,rekreasi bahkan untuk penelitian sekalipun.Untuk sampai ke Marente kita bisa menggunakan sarana transportasi darat berupa angkutan umum seperti bemo,dokar dan sepeda motor. Sepanjang jalan menuju desa Marente kita akan disuguhkan pemandangan areal persawahan yang membentang luas. Udara yang sejuk dan segar mulai terasa apabila kita memasuki kawasan desa Marente di tambah lagi dengan suara gemercik air yang mengalir dari Bendungan Marente yang merupakan salah satu icon dari desa Marente .

Selain Bendungan masih banyak potensi alam yang sangat berpotensial untuk dikembangkan menjadi wisata,sejauh mata memandang yang nampak adalah hamparan pegunugan yang hijau dengan pepohonan yang lebat dan rindang dan dihuni oleh berbagai jenis burung dan satwa yang merupakan aset yang paling berharga. Belum lagi Air terjun Sebra yang sangat indah juga terdapat di kawasan pegunungan desa Marente yang sangat menawan dan setiap saat mengalirkan air, ditambah lagi dengan berbagai macam bentuk dan ukuran bebatuan yang ada di Tiu Nawa mengundang decak kagum setiap orang yang melihatnya sungguh pemandangan yang luar biasa,tapi sangat disayangkan potensi yang sangat menjanjikan itu belum bisa di maanfaatkan secara optimal.


H .  Pengembangan wisata di Marente

Untuk mengembangkan Marente menjadi Kawasan Wisata maka diperlukan usaha atau terobosan secara nyata dengan cara membangun fasilitas berupa tempat parkir, baruga atau bale-bale dikawasan bendungan ,stand-stand tempat jualan, tempat bermain anak,water Boom,fasilatas untuk arung jeram mengingat aliran airnya cukup deras , dan akses jalan menuju Tiu Nawa dan Air terjun Sebra dapat juga dijadikan tempat permandian untuk memudahkan para pengunjung maka di perlukan pemandu wisata yang akan memberikan penjelasan tentang objek yang ada di Marente.

I .  Kendalan dan harapan Dalam mengembangkan Pariwisata di Marente.

1. Kendala dalam mengembangkan wisata di Marente

Berdasarkan pada hasil penelitian yang kami lakukan ada beberapa faktor yang menjadi penghambat pengembangan pariwisata di desa Marente antra lain

  • Akses jalan dan transportasi menuju Marente belum tertata dengan baik
  • Belum adanya fasilitas dan prasarana yang menunjang
  • Belum adanya kepedulian pemerintah untuk mengembangkan  Marente  menjadi kawasan wisata.
  • Kurangnya imformasi atau propil tentang Marente.

2.  Harapan

Mengingat desa Marente mempunyai kekayaan alam yang potensial untuk di kembangkan untuk menjadi daerah wisata baik wisata alam, rekreasi, wisata olaraga maupun untuk penelitian .Untuk itu peranan dari pemerintah khususnya kabupaten Sumbawa untuk turut andil membantu dalam memajukan pariwisata khususnya Marente dan sumbawa pada umumnya baik dalam segi material maupun moril.

Nara Sumber :

–          M. Amin ( Kades Marente )

–          Ismail

–          H. Somba

 

 

Iklan